Archives

This is archives page of BeritaKalimantan. Currently the archives consist of 6 posts, 6 pages and 97 comments, with a total of 52 categories and 32 tags.

Monthly Archives

Categories

LANDAK – Bupati Landak didampingi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Landak secara langsung menyambut kedatangan Panglima Kodam (Pangdam) XII Tanjungpura Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad yang melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Landak, Kamis (02/07/20).

Kunjungan kerja pertama Pangdam XII/Tanjungpura Muhammad Nur Rahmad ke Kabupaten Landak ini bertujuan untuk meninjau wilayah sekaligus melakukan silaturahmi serta berkoordinasi dan berkomunikasi dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Landak berserta unsur Forkopimda.

“Saya rombongan dari Kodam berkunjung ke kabupaten Landak dalam rangka ingin mengenal daerah Kalbar lebih dalam lagi, kemudian bersilaturahmi dengan Pemerintah Kabupaten Landak beserta unsur Forkopimda,” terang Pangdam XII/Tanjungpura.

Selain itu, hal terpenting yaitu berkoordinasi dan berkomunikasi tentang perkembangan situasi yang ada diwilayah Kalimantan barat khususnya di kabupaten Landak dibidang pertahanan keamanan yang perlu dikembangkan.

“Kami juga berkoordinasi dengan konsep-konsep rencana pengembangan pertahanan kedepan berkaitan dengan tugas pokok Kodam, mudah-mudahan nanti apa yang kita lakukan ini bisa menambah kesejahteraan di Kabupaten Landak. Kemudian bisa membantu aspek pertahanan provinsi Kalbar,” jelas Nur Rahmad.

Selain itu hal yang dibahas dari pertemuan ini yaitu untuk berkoordinasi mengenai penanganan bencana terutama pandemi COVID-19 saat ini, dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang bisa saja terjadi menjelang musim kemarau beberapa waktu mendatang.

Menurut Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad bahwa hal terpenting menanggulangi COVID-19 semua harus disiplin menerapkan protokol kesehatan. Dirinya mengungkapkan saat ini pihak TNI telah membentuk tim untuk mendukung Pemda mengawasi masyarakat menerapkan protokol kesehatan.

“Kami dari TNI sudah menurunkan tim penegakan protokol kesehatan dalam rangka mendukung Pemda beserta Polri dan komponen pemuda yang ada di kalbar untuk turut menyadarkan bagaimana masyarakat menjadi disiplin,” ungkapnya.

Terkait kunjungan kerja Pangdam XII/Tanjungpura ini, Bupati Landak Karolin Margret Natasa menyambut baik upaya koordinasi dan komunikasi yang dijalin dengan TNI. Mengingat wilayah Kabupaten Landak termasuk daerah yang dekat dengan perbatasan, sehingga menurut Karolin hal-hal berkaitan dengan pertahanan keamanan harus disiapkan dengan baik.

“Karena kabupaten Landak termasuk dekat dengan wilayah perbatasan tentu ada hal-hal yang berkaitan dengan pertahanan dan keamanan yang harus kita siapkan di Kabupaten Landak. Hal ini kami sambut dengan baik semoga bisa terus dijalin koordinasi dan komunikasi dimasa yang akan datang bersama Kodam,” papar Karolin.

Mengenai penanganan COVID-19, Bupati Landak menyampaikan apresiasi kepada Pangdam XII/Tanjungpura sebagai salah satu tim gugus tugas Provinsi yang bersedia meninijau langsung wilayah Kabupaten Landak.

“Bapak Pangdam sebagai bagian dari gugus tugas Provinsi tentu mengingatkan kami pemerintah daerah agar tetap waspada, karena COVID-19 ini masih ada dan masih menjadi ancaman bagi kita semua,” ujar Karolin.

LANDAK – Penyampaian Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Landak Tahun Anggaran 2019 oleh Bupati Landak secara video conference. Dalam rapat paripurna yang digelar pada ruang rapat utama Kantor DPRD Kabupaten Landak tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Landak, Heri Saman, didampingi oleh Wakil Ketua DPRD berserta Anggota DPRD lainnya baik yang mengikuti langsung maupun secara virtual.

Dalam pidatonya yang disampaikan secara virtual Bupati Landak menyampaikan bahwa Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun 2019 terdiri dari 7 (tujuh) laporan yakni Laporan Realisasi Anggaran, Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih, Neraca, Laporan Operasional, Laporan Arus Kas, Laporan Perubahan Ekuitas dan Catatan atas Laporan Keuangan.

“Pencapaian target kinerja dan kebijakan keuangan daerah kita (Kabupaten Landak) mencakup kebijakan pendapatan daerah, kebijakan belanja daerah dan kebijakan pembiayaan serta Laporan Keuangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yaitu Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan PT. Landak Barajaki yang sudah diaudit oleh Akuntan Publik dan kita berharap supaya ini dapat segera dibahas lebih lanjut oleh DPRD,” ungkap Bupati Landak.

Karolin juga mengatakan bahwa laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Landak pada tahun 2019 lalu mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI).

“Berdasarkan Surat Perwakilan BPK-RI Propinsi Kalimantan Barat Nomor 28.A/LHP/XIX.PNK/06/2020, tertanggal 24 Juni 2020 perihal Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Landak tahun anggaran 2019, menyatakan bahwa opini atas Laporan Keuangan kita adalah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan ini merupakan yang ke 7 (tujuh) kalinya secara berturut-turut kita raih sejak tahun 2013 lalu,” ungkap Karolin, Rabu (1/7).

Menanggapi penyampaian LKPJ tersebut, Ketua DPRD Landak mengatakan bahwa pihaknya berharap dalam waktu dekat ini, pengelolaan keuangan tersebut dapat disetujui dan disahkan dalam waktu dekat.

“Mudah-mudahan pertengahan bulan Juli ini sudah dapat disetujui bersama dengan eksekutif untuk disahkan menjadi Peraturan Daerah Pertanggungjawaban APBD Kabupaten Landak Tahun Anggaran 2019,” ujar Heri Saman.

“Karena pandemi ini kami ingin meringankan beban pada dua golongan yakni 450 VA dan 900 VA subsidi,” katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.

Rida menyebutkan sebanyak 24 juta pelanggan terdaftar pada golongan rumah tangga 450 VA dan untuk 900 VA subsidi, ada 7,3 juta pelanggan.

Pada awalnya, program bantuan listrik tersebut hanya berlangsung selama tiga bulan yaitu April-Juni 2020, namun diperpanjang menjadi enam bulan atau hingga September 2020.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PT PLN (Persero) Bob Saril turut menjelaskan mengenai mekanisme klaim listrik gratis.

“Untuk masyarakat terpencil atau susah akses internet, masih banyak cara untuk bisa klaim token listrik gratis,” katanya.

Cara pertama adalah bagi pelanggan yang berhak menerima subsidi listrik, namun tinggal di daerah terpencil tanpa akses internet, maka bisa mendatangi perangkat desa terdekat, kemudian meminta perangkat desa mencatat identitas pelanggan (ID) PLN dan melaporkan melalui perangkat desa kepada PLN.

“Nanti, nomor token akan diberikan melalui perangkat desa,” kata Bob. Begitu pula bagi pelanggan yang tidak memiliki akun WA.

Selain itu, jika masih ada akses telepon, maka bisa menghubungi pusat kontak PLN 123 dan minta disambungkan kepada pelayanan pelanggan, nanti akan diarahkan oleh costumer service.

Langkah terakhir apabila tidak ada internet dan telepon, maka pelanggan bisa mendatangi kantor PLN terdekat di seluruh penjuru Indonesia.

“Yang terpenting adalah nomor ID pelanggan PLN selalu dicatat untuk dimintakan informasi kepada kantor PLN atau perangkat desa,” katanya.

PLN memberikan kompensasi token listrik gratis dampak COVID-19 kepada pengguna listrik bersubsidi yang dapat diakses hari ini, Rabu.

Website resmi PLN sudah dapat diakses untuk mendapatkan klaim kompensasi tersebut.

Subsidi tersebut diberikan kepada pelanggan rumah tangga 450 VA dan 900 VA subsidi (R1).

Pelanggan 450 VA diberikan pemakaian gratis secara penuh, sedangkan pelanggan 900 VA mendapatkan diskon sebesar 50 persen.

Mulai Juli 2020, pelanggan yang telah terdaftar sebagai penerima subsidi, dapat mengklaimnya dengan melalui beberapa cara.

Cara pertama adalah mengakses di website resmi PLN www.pln.co.id, kemudian dipilih pada kolom klik Stimulus COVID-19 (token gratis/diskon).(Antara)

LANDAK – Peringatan Hari Bhayangkara ke – 74 di Polres Landak pada tahun ini dilaksanakan secara sedehana dikarenakan saat ini Indonesia bahkan dunia sedang mengalami Pandemi COVID-19. Usai mengikuti upacara hari bhayangkara secara virtual bersama Presiden Republik Indonesia Jokowi, kegiatan dilanjutkan dengan syukuran hari bhayangkara Polres Landak bersama Forkopimda Landak serta jajaran pejabat utama Polres Landak dan anggota Polres Landak, selasa (01/06/20).

Dalam sambutannya Bupati Landak Karolin Margret Natasa menyampaikan bahwa apparat kepolisian di Polres Landak semakin professional, modern dan terpercaya walaupun dimasa saat ini sedang memasuki masa New Normal Pandemi COVID-19.

“Memang Kita ini dalam masa yang tidak biasa, walaupun Kita sedang memasuki New Normal. Saya berharap dukungan dari pihak kepolisian dalam bidang keamanan di Kabupaten Landak, serta terus bersinergi bersama-sama membangun Kabupaten Landak termasuk masa Pandemi COVID-19 ini,” ucap karolin.

Bupati Landak juga mengucapkan terimakasih kepada Polres Landak yang sudah turut membantu Pemerintah Kabupaten Landak saat ini dengan turut membagikan sembako kepada masyarakat Kabupaten Landak di masa Pandemi COVID-19.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Kapolres Landak dan Jajarannya karena juga sudah membantu meringankan masyarakat dengan memberikan bantuan sembako sebanyak 20 ton beras saat masa Pandemi COVID-19 ini,” terang Karolin.

Kapolres Landak AKPB Ade Kuncoro dalam sambutan mengajak jajaran Polres Landak untuk terus mendukung Pemerintah Kabupaten Landak dengan memberikan keamanan dan ketertiban di Kabupaten Landak.

“Kita sudah melakukan beberapa rangakaian kegiatan seperti bakti social yang memberikan bantuan beras 20 ton kepada masyarakat Kabupaten Landak, donor darah serta pada hari ini (selasa,01/07/20) melaksanakan puncak Hari Bhayangkara Ke – 74 di Polres Landak. Kami harapkan kerjasama, komunikasi dan sinergitas yagn telah terjalin selama ini dapat ditingkatkan, serta untuk jajaran Polres Landak agar dapat bersinergi dengan Pemerintah dan Masyarakat Kabupaten Landak dalam menciptakan keamanan di Kabupaten Landak,” ungkap Ade.

Dalam syukuran tersebut juga dilangsungkan dengan pemotongan tumpeng yang diberikan kepada anggota Polri tertua dan anggota Polwan termuda, serta memberikan SIM kepada mereka yang berulang tahun pada 1 juli bertepatan dengan ulang tahun bhayangkara.

LANDAK – Peringatan Hari Bhayangkara ke – 74 pada tahun ini diselenggarakan berbeda seiring adanya pandemi COVID-19 dengan dilaksanakan secara virtual, Rabu (01/07/20). Upacara Hari Bhayangkara ke – 74 secara virtual ini dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, selaku inspektur upacara dengan diikuti 34 Polda serta 504 Polres seluruh Indonesia termasuk Polres Landak.

Dalam amanat Presiden Republik Indonesia menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian, pengorbanan dan sumbangsih POLRI dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta dalam menegakkan hukum, serta dalam memberikan pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat selama ini.

“Dalam situasi yang sulit sekarang ini, kehadiran dan keterlibatan seluruh jajaran Polri sangat dibutuhkan, mulai dari jajaran Mabes Polri, Polda, Polres dan Polsek, sampai Bhabinkamtibmas di desa-desa, harus ikut aktif terlibat dalam mengajak masyarakat agar disiplin menjalankan protokol kesehatan. Polri harus aktif mengawal kelancaran dan ketepatan penyaluran bantuan sosial. Tentu saja Polri juga harus tetap menjaga dan meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat agar situasi tetap kondusif, aman dan damai,” ucap Jokowi.

Selain itu ada Tujuh instruksi Presiden Jokowi kepada seluruh anggota Polri pada saat Upacara Hari Bhayangkara ke 74 Tahun yakni :

– Pertama, terus memegang teguh serta mengamalkan nilai-nilai luhur Tribrata dan Catur Prasetya dalam setiap pelaksanaan tugas juga menjaga kehormatan dan menjaga kepercayaan, menjaga kebanggaan sebagai anggota Polri.
– Kedua, terus melakukan reformasi diri secara total membangun sistem dan tata kelola yang partisipatif transparan dan akuntabel serta bangun kultur kerja Polri yang profesional modern dan tepercaya.
– Ketiga, terus memantapkan soliditas internal, memperkuat sinergi dengan TNI dan seluruh elemen pemerintah maupun masyarakat untuk menghadapi tantangan yang semakin kompleks.
– Keempat, terus menerapkan strategi proaktif serta tindakan persuasif dan humanis dalam menangani masalah sosial yang terjadi di tengah masyarakat.
– Kelima, terus meningkatkan pelayanan publik yang modern dan profesional, melakukan penanganan hukum secara transparan dan berkeadilan sehingga Polri semakin dipercaya masyarakat.
– Keenam, terus menjaga kedisiplinan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan agar masyarakat produktif dan aman dari COVID-19.
– Ketujuh, harus ikut mendukung proses pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan Polri dengan penuh tanggung jawab.

Bupati Landak karolin Margret Natasa mengatakan kinerja polri saat ini sudah semakin berat karena zaman yang semakin modern menuntut aparat kepolisian semakin professional dalam melaksanakan tugasnya.

“Kedepan tantangan yang dihadapi Polri dalam memelihara keamanan dalam negeri akan semakin kompleks, terorisme dan radikalisme masih menjadi ancaman bagi stabilitas keamanan dalam negeri. Pesatnya perkembangan teknologi informasi juga mendorong semakin besar dan beragamnya potensi kejahatan diruang siber, demikian pula penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian, menjadi ancaman bagi kerukunan, persatuan dan kesatuan bangsa kita. Untuk itu SDM Polri harus lebih Baik,” terang Bupati Landak, usai mengikuti upacara Hari Bhayangkara secara virtual di Polres Landak.